Banyak media pemberitaan asing terutama Eropa dan Amerika Serikat yang selalu mengidentikkan Islam dengan terorisme, tapi apakah orang yang berada dibalik media-media itu tahu bahwa sebenarnya Islam adalah agama yang paling sempurna dimuka bumi ini. Jika semua orang tahu bahwa Islam adalah agama yang sempurna mungkin mereka tidak akan mengidentikkan Islam dengan terorisme kecuali bagi mereka yang tidak mau tahu atau pura-pura tidak tahu.
Dalam Islam memang ada tentang jihad yang berarti berperang tetapi perlu untuk diketahui bahwa jihad bukan hanya untuk berperang dalam arti sebenarnya saja. Tetapi salah satu arti jihad adalah perang dan Rasulullah SAW mengatakan bahwa "musuh manusia yang terbesar adalah hawa nafsu, maka jihad yang terbesar adalah berperang melawan hawa nafsu itu sendiri".
Mereka teroris selalu menjadikan jihad ini sebagai tameng untuk menghalalkan apa yang mereka telah dan akan lakukan seperti pengeboman. Padahal dalam setiap pengeboman itu yang menjadi korban kebanyakan adalah mereka yang tidak tahu apa-apa dan juga mereka yang muslim.
Yang menjadi pertanyaan dalam diri saya adalah “Apakah mereka yang melakukan pengeboman ini tidak tahu bahwa membunuh seseorang apakah dia muslim atau bukan itu sebuah dosa”, karena dalam Islam sangat jelas dikatakan bahwa :
1. Haram darah seseorang yang bukan Islam untuk dibunuh jika mereka mau hidup berdampingan secara damai atau tidak memusuhi kita yang muslim (Islam).
2. Seorang muslim dilarang membunuh saudaranya sesama muslim.
Jadi bagaimana mana mungkin Islam itu identik dengan terorisme karena dalam Islam jelas tidak ada sama sekali anjuran untuk membunuh sesama manusia. Dan bagi media-media pemberitaan asing yang tidak tahu apa-apa tentang Islam janganlah mereka sok tahu karena hal itu sama saja memfitnah, mungkin lebih bijak jika media-media itu bertanya terlebih dahulu kepada mereka yang tahu tentang Islam.
Tidakkah lebih indah jika dunia ini damai tanpa ada terorisme dan juga media-media pemberitaan yang hanya bisa menonjolkan egoisme dan tuduhan mereka saja.
No comments:
Post a Comment