Setiap keluarga pastilah akan selalu berusaha untuk mendapatkan kehadiran seorang anak untuk menghangatkan suasana suatu keluarga. Jadi kehadiran seorang bayi kecil dalam sebuah keluarga memang sangatlah ditunggu-tunggu baik oleh si bapak atau si ibu.
Tetapi terkadang ALLAH memang mempunyai rencana yang lain sehingga sang buah hati itu tidak muncul-muncul ke dunia ini dan mungkin hal ini akan kita anggap sebagai sebuah ketidak adilan dari ALLAH. Ketika bisikan-bisikan tentang ketidak adilan itu selalu menghinggapi pikiran kita, maka yang ada dalam hati kita adalah kebencian terhadap ALLAH padahal jika kita melihat lebih jauh kedalam hati nurani kita bagaimana murah hatinya ALLAH mungkin kebencian itu akan sirna dan kita akan melihat kebenaran rencana ALLAH itu.
Ketika melihat berita-berita baik di media cetak ataupun televisi rasa geram kita mungkin akan muncul saat kita melihat seseorang dengan mudahnya membuang bayi yang telah dilahirkannya. Dalam hati terkadang muncul kata-kata “mengapa bayi itu dilahirkan oleh orang seperti itu padahal saya yang merindukan buah hati seperti dia sampai saat ini pun belum diberikan oleh ALLAH” tetapi kita lupa bahwa mungkin ALLAH melihat bahwa :
1. Kita masih belum mampu diberi tanggung jawab itu.
2. ALLAH ingin agar kita bisa lebih banyak beramal dengan cara mengasuh anak-anak yatim piatu atau fakir miskin yang banyak bertebaran di muka bumi ini.
3. ALLAH melindungi kita agar jangan sampai anak yang lahir itu menjadi mudharat bagi kita.
Jadi akan lebih baik jika kita berpikiran positif terhadap rencana ALLAH tersebut dengan cara :
1. berserah diri dan selalu berdo’a kepadaNYA
2. peliharalah anak-anak yatim piatu atau fakir miskin dari pada mereka ini dimanfaatkan oleh oknum yang tidak bertanggung jawab untuk kegiatan yang tidak benar.
Ingatlah selalu bahwa kebenaran dan keadilan yang sejati itu hanyalah milik ALLAH SWT jadi ikutilah apa yang sudah ALLAH rencanakan bagi kita karena insyaallah kebahagiaan akan selalu bersama kita.
No comments:
Post a Comment